Rabu
Home=Pulang
Aku rindu kata itu. Meski baru beberapa minggu yang lalu aku pulang. Masih sangat jelas di memoriku. Ketika aku harus berjuang menahan lelah, berdiri selama 2,5 jam di dalam bus. Merasakan detak jantung yang memburu ketika roda-roda itu bergerak liar. Ketika rem mendadak tanpa aba-aba. Suara klakson yang saling meneriaki. Membuat aku jenuh dengan keadaan ini setiap kali aku pulang. Namun seberapa bosannya aku dengan keadaan ini, tetap saja aku tak bisa berbohong untuk selalu pulang, pulang, dan pulang lagi. Yaa..pulang ke rumah yang penuh kehangatan, ke rumah yang selalu menerimaku sepenuhnya, ke rumah kenangan. Ingin rasanya kupeluk rindu dan melepaskannya. Membagi ceceran kisah yang terbawa bersama perjalanan pulangku.
"Let me always come home when I feel so tired. When I feel can't carry this burden anymore. Give me your shoulder when I need to cry. Give me your hand when I would fall. Always give one reason to always come home"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Intimate Wedding
Mau flashback sedikit ke bulan Desember tahun lalu. Tahun 2023. Hari dimana adik perempuanku satu-satunya melangsungkan akad nikah di rumah ...
-
Suatu hari nanti aku ingin bahagia bersama orang lain. Bukan orang asing yang aku tidak mengerti. Orang lain yang sanggup memahamik...
-
--> Kegiatan rutin kalo mw lebaran y bersih2 rumah…heheh, itu udh jadi tradisi dikeluarga gue tiap taon. Hari ini pas banget hari min...
-
Aku tertahan. Di suatu tempat, entah di mana. Semua putih. Terlihat putih. Bahkan tak ada warna selain putih. Begitu terang, menyilaukan ma...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar