Mau flashback sedikit ke bulan Desember tahun lalu. Tahun 2023. Hari dimana adik perempuanku satu-satunya melangsungkan akad nikah di rumah kecil kami dengan konsep intimate wedding yang super simple dan minimalis. Hanya mengundang keluarga dekat dan tetangga juga beberapa sahabat.
Sangking
simplenya, adikku bahkan menghias sendiri mahar dan seserahannya beberapa bulan
sebelum hari-H. Dia tidak mau menggunakan jasa hias seserahan yang banyak
bertebaran di luar sana. Agak lucu ya kedengarannya, tapi ini bukan tentang
budget, tapi lebih ke frugal living. Selama bisa dikerjakan sendiri dan tidak
membebani, why not?
Kami juga
membuat dekorasi sendiri untuk spot tempat akad nikahnya. Meskipun kita
mendekor sendiri dengan simple dan seadanya, tapi menurutku hasilnya tidak
terlalu buruk, dan malah justru terlihat manis. Selain itu, untuk urusan make
up pun, adikku lakukan sendiri. Hahaha… memang kuakui dia terbaik *love*
Dan juga untuk
baju yang dikenakan adikku, kami juga menjahitnya sendiri. Kebetulan kami
berdua memang bisa menjahit baju. Terinspirasi dari style baju pengantin
Malaysia, baju kurung putih yang simple dan manis. Lalu untuk urusan foto dan
dokumentasi, kami cukup menggunakan kamera Canon yang kami punya di rumah, dengan
bantuan keluarga dan juga tripod tentunya. :D
FYI, kami adalah
keluarga yang sejak dulu menganut prinsip kepraktisan dan fungsional, No
Ribet-Ribet Club. Dan beruntungnya, dari pihak keluarga calon suami adikku
menyetujui dan memaklumi. Bagi kami, pernikahan yang sah dimata agama dan
negara sudahlah cukup. Mengutip salah satu riwayat diungkapkan,
"Sesungguhnya pernikahan yang paling berkah ialah yang sederhana
belanjanya" (HR Ahmad). Membuat kami semakin mantap dengan niat baik itu.


